Apr
15
Filed Under (Tak Berkategori) by IBat on 15-04-2011 and tagged

Hai Blogdetik, hai para punggawa blog detik. Ini pertama kalinya sya posting by phone. menggunakan android phone. Sebagai blogger yang suka nulis sekarang saya lebih sering posting blog secara mobile. jadi sering make handphone. saya biasanya memposting tulisan saya di wordpress. dan saya sangat senang ketika tahu ternyata saya juga bisa memposting mobile ke Blogdetik.

Namun sayang, saya rasa masih ada yang kurang pada tools dasboard mobile admin Blogdetik. yaitu fitur untuk upload media foto. padahal saya sering memposting tulisan menggunakan photo. saya harap kedepannya Blogdetik bisa menambahkan fitur tersebut karena menurut saya itu sangat penting sebagai penguat tulisan.

Untuk komunitas Blogdetik dan juga event yang sering di adakan pihak Blogdetik saya acung jempol. apalagi pembaca Blogdetik juga bukan sedikit. dan membuat saya makin yakin setelah membaca artikel Blogdetik tentang keunggulan ngeblog di Blogdetik.

postingan ini juga bisa jadi surat pembaca kali yack…? hhe.
Moga makin top jaya dah Blogdetik ini.

ps: saya pernah dapat juara kontes blog nadine dan juga istri saya menang polling gadget walo keduanya cuma dapat kaos. hehehe

Mar
11
Filed Under (Cerita Hidup) by IBat on 11-03-2010 and tagged , ,

Tak terasa masa terus berjalan. Nano laju menjadi detik, detikpun laju berubah menit, menit laju pula menjelma jam. Itulah waktu. Dan atas waktu dan semua yang terus berjalan di atasnya, tak akan pernah bisa dihentikan dan ditunda. Dan inilah aku sekarang, akan menceritakan kisah pahatan-pahatan indah kita berdua hai sahabat lamaku.

Teringat masa itu bersama denganmu sahabat lamaku!, ketika pertama kali kita bertemu. Aku tak tahu perawakan mimik yang kau tunjukkan, apakah kau terlihat sombong ataukah gengsi karena prestise besarmu di kampung itu, tapi aku tau.. kau sebenarnya terbuka pada semua orang, namun tak semua orang pula bisa menjadi sahabatmu. Namun waktu jualah yang meyakinkanku. Kau mau menerima aku sebagai kawan baikmu. Aku tau, pertemuan antara kita berdua adalah takdir yang akan melahirkan persahabatan indah dari Tuhan semesta alam yang kemudian menghadirkan banyak makna dan hikmah dalam hidupku.

Teringat masa itu, seperti baru kemarin saja, karena masih begitu jelas akan ingatan dirimu. Ketika pertama kali aku datang menemuimu, telah banyak orang-orang mengerumunimu karena kau memang amat terkenal di kampung itu. Ditengah hiruk pikuk manusia, sepertinya kau fokus pada satu sosok yang membuat diriku dan dirimu berdesir. Ya, kau menatap diriku. Pesonamu memang begitu indah, tapi aku masih amat takut mengulurkan tanganku untuk berjabat denganmu.

Saat itu aku datang bersama kedua orang tuaku juga abangku. Ayahku siap mengenalkanku padamu, umurku saat itu kira-kira 5 atau 6 tahun. Ibu tersenyum indah padaku, dari senyumnya itu tersirat seperti mengatakan

“Tak usah takut nak, semua akan baik-baik saja, karena kalian akan menjadi sahabat baik”.

Dan abangku dengan tubuh besar gagahnya seperti berkata

“Jangan kau takut dik, abang akan menjagamu jika terjadi sesuatu”.

Lalu sambil memegang kedua tanganku, terdengar ayahku berkata

“kau siap nak??”.

Belum sempat aku menjawab dan bertanya kepada ayah atas perkataannya  tapi tiba-tiba saja aku sudah masuk dalam dekapanmu, kosong akan panik, sekuat tenaga berusaha lepas darimu, berteriak sekeras-kerasnya, nafasku tak teratur karena pelukanmu yang begitu erat, sampai akhirnya aku menangis tersedu-sedu ketika abangku manarik dan melepaskanku darimu. Tangisan seorang bocah tanpa peduli tawa orang yang ada disekitar, ibuku kemudian menenangkanku dalam pelukan hangatnya. Sambil terisak aku melihat dirimu akan rasa penasaranku yang bercampur takut. Namun kau tersenyum melihatku sambil mengulurkan tangan sebagai tanda persahabatan untuk berjabat.  Kemudian kau  berkata memperkenalkan dirimu

“Hai…. Namaku Danau Matano”

Itulah perkenalan awal kita sahabat, sejak saat ayahku melemparkan aku ke dalammu. Mulai hari itu dan hari-hari selanjutnya, kita sering bermain berdua … sampai akhirnya aku bisa mengenalmu dengan baik, aku tak lagi takut saat masuk dalam dekapmu karena kau sudah mengajarkan caranya agar aku bisa. Banyak waktu yang kita lewati berdua. Apakah kau masih ingat ketika aku menemukan cincin emas di dasarmu? Kemudian aku menjualnya dengan harga ratusan ribu. Seperti menemukan harta karun saja.  Dan hari-hari berikutnya aku mencari lagi dengan bersemangat sampai kedua kaki dan tanganku pucat memutih dan mengkeriput karena dinginmu.

11_AgusSuperiadi_Langit Retak(*) Sampai saat ini aku masih selalu rindu padamu. Kita jarang lagi bertemu, mungkin hanya setahun sekali, jika kita bertemu betapa asyik menghabiskan waktu duduk di ujung dermagamu mencelupkan kaki menikmati pagi dengan sinaran mentari, dan bias  pantulan cahaya di riak wajahmu, juga hamparan pegunungan membentang dan membatasi. Kau harus tau sahabatku, kau memberiku banyak inspirasi, saat bersamamu aku bisa merasakan ketenangan, kesejukan. Aku bisa menulis mengalirkan ide-ide atas inspirasi yang muncul. Maha besar Allah yang telah menciptakanmu dan syukurku atas karuniaNya yang memberiku inspirasi saat memandangmu.

Mungkin aku belum mengenal keseluruhan akan dirimu, tapi bagiku sudah lebih dari cukup atas persahabatan kita selama ini. Dan persahabatan ini tak akan pernah lekang karena masa, karena aku akan selalu merindukanmu. Dan jika Tuhan mengizinkan, aku akan menemuimu kembali suatu saat nanti.

O iya, sudahkah selama ini aku menyebutkan namaku sejak awal dulu kita berkenalan

“Hai juga Danau Matano, namaku Ivan Batara”

(*) Gambar foto Danau Matano di ambil dari foto karya Agus Superiadi  dengan judul Langit Retak.

Ps : Tulisan ini ku dedikasikan pada orang-orang yang mempunyai kenangan indah bersama Danau Matano di Sorowako ^^

Feb
24
Filed Under (Adventure, Batara Photo, catatan kecil) by IBat on 24-02-2010

Pagi yang cerah di desa seberang sungai. Dengan sepeda peninggalan kakekmu yang kau tuntun, dan aku seorang nenek, janda tua yang hanya bisa mengantarkanmu hai cucuku sampai di bibir tepi sungai. Nenek akan setia melihat keberangkatanmu yang akan memulai aktifitas sekolahmu cucuku, sampai kau di seberang sungai dengan selamat, sampai kau hilang disebalik sana  sambil mengayuh sepeda tua warisan almarhum kakekmu. Dan nenek juga akan setia menantikan menjemput kepulanganmu. Di sini.

Loc : Desa Pojok, Sukoharjo

Feb
24
Filed Under (Adventure, Backpacker, Batara Photo) by IBat on 24-02-2010

Objek Wisata Telaga Menjer terletak di Desa Menjer berjarak 12 km dari Wonosobo. Kemarin saat silaturahmi ke Wonosobo ke tempat salah seorang teman lama, saya di ajak ke telaga ini. Tidak ramai, padahal saat itu hari Minggu. Mungkin wisatawan lebih prefer mengungjungi Dieng Plateu. Mungkin ini dikarenakan lokasi telaga yang kurang terawat dan banyak keramba ikan di sekitar telaga. Namun telaga ini merupakan sumber listrik masyarakat  dengan dibangunnya PLTA. jika anda datang ke sini. kontribusi masuk cukup murah. Rp 2000,- untuk dewasa dan Rp 1.500,- untuk anak-anak. selamat ber-travelling.

Jan
12
Filed Under (catatan kecil) by IBat on 12-01-2010 and tagged

Niat awal buat blog di blogdetik ini karena ikut kontes Nadine dan Alhamdulillah menjadi salah satu juara. Kemudian akhirnya mendidakasikan blog ini untuk diisi dengan hal-hal yang berbau adventure dan trip-trip yang pernah aku lakukan. Namun ternyata bukan akhir dari segala akhir. dedikasi harus ku tarik kembali, tanpa bermaksud menjilat ludah kembali. Ini dikarenakan ada kontes blog lain yang diadakan oleh pihak blogdetik lagi. mosok mau buat blog lagi. kan bisa jadi riweh

Jadi blog ini tidak lagi hanya berisi tentang catatan perjalanan dan petualanganku, tapi sudah bersifat isi tulisan yang umum. hihihihi *bukan bagian dari ketidak konsistenan loh #halah ^^

Dec
11
Filed Under (Adventure, Backpacker) by IBat on 11-12-2009

Sore tadi, g sengaja nonton suatu acara di TV One yang judulnya Backpacker. wew, surprise banget, karena terus terang acara ini seperti mewakili jiwaku. jiwa seorang yang senang berpetualang mengunjungi tempat-tempat menarik ataupun wilayah eksotis yang terlestarikan maupun yang belum terjamah. Jiwa seorang yang senang kebebasan untuk bisa berteman dengan alam sebagai salah satu pencarian jati dirinya ataupun proses menuju kedewasaan dalam menghadapi hidup.

Sebenarnya apa sih Backpacker itu? kl menurut pemahaman saya sih, backpacker itu orang yang melakukan suatu perjalanan baik solo maupun perkelompok kecil menuju ke suatu tempat dibelahan ataupun sudut-sudut indah bumi Allah ini, mereka berkarakteristik membawa backpack (tas punggung) dan dalam pegembaraannya berusaha meminimalkan cost pengeluaran sekecil mungkin (baca:hemat). untuk lebih jelasnya bisa di lihat di situs Indobackpacker. Read the rest of this entry »

Dec
01
Filed Under (Jogjakarta) by IBat on 01-12-2009 and tagged

Tugu riding Jogjakarta bukan Jakarta. Jogjakarta adalah kota yang nyaman dan di kenal sebagai kota pelajar. Aku datang ke kota ini pada tahun 2003 setelah lulus SMU untuk kuliah. Kota yang sangat ramah di banding kota-kota lain yang pernah aku datangi. jauh dari macet, tidak banyak mall bertebaran, panas yang tak terlalu menyengat, kehangatan dan keramahan masyarakat Jogja membuatku sangat memberi nilai pada kota ini. Berkendara di Jogjakarta kita akan banyak menemukan kendaraan roda dua, dan masih banyak juga orang-orang yang bersepeda. delman-delman diseputaran Malioboro, becak-becak khas Jogjakarta. sangat menyenangkan berkendara roda dua di Jogjakarta. suguhan pemandangan yang sangat ke-jawaan dan tentunya simbol utama Jogjakarta adalah yang dikenal dengan Tugu Jogja.

Jika malam kita berkendara, temaran lampu berwarna jingga di selatan Jogjakarta yang mencerminkan kenyamanan dan ketentraman begitu terasa. Banyak suguhan tempat yang sangat tradisional untuk bisa kita singgahi untuk lebih merasakan keramahan kota yang sangat kental budayanya. Jika mendeksripsikan tentang rasa akan sangat sulit menerangkan ataupun menuliskannya. Yang pasti, jika anda ingin mencari keramahan kota dalam berkendara, datanglah ke Jogjakarta.

Dec
01
Filed Under (Adventure) by IBat on 01-12-2009 and tagged , ,

Negeri Seribu Pulau memang sangat pantas ditujukan pada negeriku Indonesia. Karena Indonesia, dari timur ke barat membentang kepulauan-kepulauan yang begitu indah. Dan beruntungnya lagi Indonesia berada di Segitiga Terumbu Karang (The Coral Triangle) dengan keistimewaan keanekaragaman hayati laut. Di mana keindahan alam bawah laut Indonesia telah mengundang pejalan lokal dan asing untuk menikmati baik itu menyelam ataupun sekedar snorkeling.

Beberapa waktu lalu aku baru saja melakukan perjalanan ala backpacker bersama teman-teman dengan mengedepankan pengertian backpacker itu sendiri adalah gaya perjalanan yang dilakukan satu ataupun banyak orang yang biasanya memanggul backpack di pundaknya dan dengan biaya murah tentunya (red. low budget).

Perjalanan yang kami lakukan adalah backpacking ke Pulau Karimun Jawa yang memiliki keindahan akan pantai-pantai dan terumbu karangnya. Keberangkatan awal aku lakukan dari Kota Jogjakarta sebagai tempat domisiliku tinggal, untuk kemudian menuju Kota Semarang. Dari Jogjakarta kita bisa naik bis ekonomi ataupun eksekutif menuju Semarang. Jika ingin naik bis eksekutif maka anda akan di antar sampai ke Kota, tapi jika ingin naik bis ekonomi anda akan transit di Magelang untuk tukar bis menuju Semarang. Dan saat sampai di Semarang pemberhentian hanya sampai Terminal Tromboyo, tidak masuk ke kota. nah,kl mau murah… tentunya pilih bis ekonomi donk. hehe

Sampai di Semarang aku harus menginap dulu di tempat teman untuk keesokan harinya menuju Pelabuhan jepara yang akan di tempuh  dalam waktu sekitar 2 jam perjalanan. Menuju pelabuhan Jepara aku dan rombongan naik mini bus dengan tarif 11 ribu rupiah. Pagi yang indah, menuju arah timur dengan suguhan bulat cerahnya matahari pagi berwarna jingga. Sampai di terminal Jepara aku dan tim naik becak dengan tarif per becak 10 ribu rupiah menuju pelabuhan. Serunya adalah para tukang becaknya pada balapan. Haha, menjadi daya tarik tersendiri bagi kami.

admin-ajax2phpMenuju pelabuhan Jepara  kemudian kami membeli tiket.  Kami naik kapal Ferry Muria  jam 9 pagi kelas ekonomi dengan tariff 28.500  sudah termasuk pajak. Perjalanan yang akan di tempuh sekitar 6 jam jika air laut tenang dan 7 jam jika ombak.  Kapal Ferry ini berangkat 2 kali dalam satu minggu dari Jepara.  artinya 2 kali juga dalam seminggu dari Karimun. Namun Ada  juga kapal cepat dengan waktu tempuh 2 jam menuju Karimun dengan starting point di pelabuhan Semarang dan juga pelabuhan Jepara. Jika ingin lebih jelas mengetahui biaya tiket kapal cepat ataupun kapal ferry silahkan klick di sini.

Sesampainya di Karimun Jawa, begitu keindahan pantai yang menyambut kami. Pemandangan pantai yang indah dengan jajaran pohon-pohon kelapa yang menjulang seperti telah berbaris rapi sambil melambaikan tangan salam perjumpaan. Kami tiba sekitar pukul 4 sore dan langsung di jemput pihak hotel yang sudah di reservasi sebelumnya. Hotel yang nyaman dan bersih tetapi murah “backpacker gitu loh”. Nama hotelnya adalah Hotel Duta Karimun dan nama pemilik hotel adalah Pak Ipong, tapi aku menyebutnya pak kumis karena kumisnya yang lebat. Tarif menginap adalah 75rb rupiah for one night. Rate hotel bisa nambah kalau kita juga memesan agar AC agar di nyalakan dengan tambahan 25rb. Setelah semua backpack masuk ke Kamar masing-masing, sore itu kami sempatkan berkeliling di sekitar pedesaan Karimun  Jawa dan hunting sunset di dermaga Karimun sambil memancing bersama anak-anak. sampai saat adzan maghrib berkumandang dan semua tim kembali ke hotel. Di sana kami beristirahat menunggu hingga besok pagi, menanti untuk melakukan petualangan wisata bahari di sekitar Pulau Karimun Jawa.

admin-ajax3phpPagi harinya sebelum memulai aktifitas, sekitar jam 5 pagi kami berburu sunrise di pelabuhan Karimun tempat kapal ferry parkir. Namun jika kita ingin menemukan tempat berburu sunrise yang indah ada suatu tempat bernama Nirwana yang letaknya di timur Karimun Jawa. Suatu tempat yang indah dengan pemandangan langsung pantai dan jajaran pohon-pohon kelapa dan disekitar bibir pantainya dihiasi dengan karang-karang yang menjulang penyejuk ornamen keindahan. Dan tentunya terpaan matahari pagi yang menyiangi luasnya pantai.

Selepas berburu sunrise, semua tim sudah bersiap untuk melakukan penjelajahan pulau dengan menyewa kapal motor yang berkapasitas 30 orang dengan sewa sehari sekitar 900 rb.  Jadi dalam perjalanan dengan kapal  biar lebih murah maka sebaiknya bergabung dengan rombongan lain biar pembagian ongkos perorang sama rata *Simbiosis mutualisme deh, hehehe. Adapun pulau-pulau yang akan kami kunjungi untuk di eksplore adalah Pulau Cemara Kecil, Pulau Menjangan Kecil dan Pulau Menjangan Besar.

Perjalanan menuju Pulau Cemara Kecil ditempuh dengan waktu sekitar 45 menit dari Pulau Karimun. Jadi selama perjalanan, anda bisa sekalian sunbathing di kapal karena matahari pagi baik untuk tubuh. Pulau Cemara Kecil dalah suatu pulau kecil yang indah dengan hamparan pasir putih dan air laut dengan dasar yang rendah sehingga sangat nyaman jika kita ingin berenang di sini. Sekitar satu jam kami berenang dan ber-snorkeling ria di pantai pulau ini. Coral-coral yang indah dengan habitatnya menjadikan aku merasa sangat menikmati pemandangan alam bawah laut yang baru pertama kali ku lakukan. Dan tentunya mengabadikannya dengan foto-foto indah coral.

Menjangan Kecil

Tim di Pulau Menjangan Kecil

Pulau Cemara Kecil

Dari Pulau Cemara Kecil kami menuju Pulau Menjangan Kecil yang tak kalah indahnya. Kapal berhenti agak di tengah laut kemudian membuang jangkar. Sekali lagi kami akan menikmati keindahan bawah laut. Kali ini dasar lautnya dalam sehingga teman-teman yang tidak bisa berenang hanya menunggu di p60702481kapal. Aku dengan kamera pocket waterproof langsung terjun tak sabar (dasar anak aer) untuk menikmati keindahan bawah laut. Kali ini coral-coral yang ada lebih indah dan lebih bervariasi. Tampak bangunan-bangunan peradaban kota bawah laut dengan keindahan pancang-pancang karang yang merekahkan bunga-bunga karang berwarna-warni yang tersibukkan oleh keriuhan dan keramaian penduduk kota yaitu ikan-ikan yang beraneka ragam jenis, warna dan bentuknya. Terlena dan terlamun lama bercengkrama dengan penduduk bawah laut dan peradabannya aku di kagetkan oleh Pak Hakim sang guide yang menepuk pundakku dan mengajak kembali ke kapal. Saat menengadahkan pandanganku ke langit ternyata hujan lebat melanda. Dan aku tau mengapa Pak Hakim mengajakku kembali. Wow, Menikmati keindahan alam bawah laut tadi benar-benar membuatku sejenak melupakan langit.

coral menjangan coral 2 menjangan

Coral-coral indah di perairan Pulau Menjangan Kecil

Hari sudah siang dan semua harus istirahat untuk makan siang. Kami merapat di Pulau Menjangan kecil. Di sana terdapat beberapa resort yang luxury jika ingin tinggal di sana anda harus ngeluarin kocek 320 rb untuk semalam *mahalllll….. memang tempat yang indah dengan pasir putih dan tempat yang benar-benar strategis, namun kami hanya singgah untuk makan siang. Dan tentunya sambil jeprat-jepret.

Setelah makan siang kami menuju persinggahan tujuan akhir yaitu Pulau Menjangan Besar. Di pulau ini adalah tempat penangkaran ikan hiu dan pelestarian penyu laut. Manariknya di sini kita bisa berenang ria bersama ikan-ikan hiu yang sudah terbiasa berenang dengan manusia. Tapi saran saya jangan berenang dengan hiu-hiu itu saat mereka sedang lapar. Hahaha. Berenang bersama hiu dan menunggangi penyu raksasa adalah pengalaman yang harus anda lakukan jika anda ke sana.

admin-ajax13php kura-kura raksasa

Berenang dengan kawanan hiu dan penyu raksasa

Setelah sore, kami semua harus kembali ke hotel. Dan penjelajahan hari ini harus berakhir. Sayang ini adalah hari terakhir kami. Padahal masih banyak tempat yang belum tereksplore di Pulau Karimun yang indah ini. Masih banyak tempat coral-coral yang indah di pulau lain. Keesokan paginya sebelum pulang kami singgah sebentar di suatu tempat yang bernama Marina untuk hunting sunrise. Tempat yang strategis menghadap ke timur dengan karang-karang memancang tinggi dan jejeran pohon kelapa yang tampak indah dengan sinar pantul mentari timur di pagi hari. Begitu menyejukkan.  Tapi sayangnya aku tidak ikut karena kelamaan di toilet saat akan berangkat, jadi di tinggal dah.

“Adalah pengalaman indah yang takan terlupakan dalam hidupku. Dan telah terpahat indah di pikiran ku akan keindahan pulau dan alam bawah lautnya. Suatu saat aku akan kembali ke tempat ini untuk bercengkrama bersama pulau-pulau lainya untuk kembali menikmati keindahan-keindahan mereka. Karimun Jawa… tunggu aku, karena aku akan kembali ^_^”

Ps :

  • Kau harus benar-benar besyukur menjadi putra putri Indonesia sebagai negara yang memiliki begitu banyak pulau-pulau yang indah.
  • Untuk melihat foto-foto silahkan klick picasaku